KOMPOS
Langkah-langkah Pembuatan Kompos:
1. Siapkan komposter
Menyiapkan komposter atau sebuah kontainer atau wadah.
Komposter inilah yang akan digunakan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos.
Tempat sampah kompos (komposter) ini dapat membantu mengurangi jumlah sampah organik sehari-hari di rumah Anda.
Jika Anda bingung untuk menyiapkan komposter pribadi, mungkin bisa dibeli di laman-laman marketplace karena komposter sudah banyak dijual di pasaran.
2. Siapkan sampah organik
Sebelum memulai membuat kompos sampah organik. Anda harus mengetahui lebih dahulu apa saja sampah yang termasuk dalam kategori sampah organik ini.
Adapun, yang termasuk sampah organik tidak hanya produk makanan baik yang masih atau tidak layak makan lagi karena kadaluarsa atau basi (busuk), kertas dan produk berbahan karton juga termasuk ke dalam sampah organik.
3. Masukkan sampah ke komposter
Langkah ketiga adalah semua sampah organik yang Anda telah siapkan baik itu produk makanan, kertas ataupun produk berbahan karton, harus Anda masukkan ke dalam komposter yang telah Anda siapkan.
Masukkan sampah organik ke dalam komposter dan pastikan isinya dalam kondisi lembab.
Nah, saat Anda memasukkan sampah kemasan karton atau kertas, pastikan kemasan sudah dicacah kecil terlebih dahulu.
Bila perlu, tuangkan cairan bioaktivator secukupnya untuk menghasilkan kompos yang lebih baik.
4. Diamkan dan siap digunakan
Setelah sampah organik dimasukkan ke dalam komposter, maka biarkanlah selama beberapa minggu agar bahan-bahan tersebut dengan sendiri berubah menjadi pupuk organik kompos.
Setelah dibiarkan selama beberapa minggu, maka kompos akan siap digunakan untuk tanaman di rumah ataupun tanaman pot apapun yang Anda miliki.
Asam humat dari kompos Enceng gondok, penyubur tanah dari tanaman gulma.
Enceng gondok adalah sejenis tanaman air yang perkembangan sangat cepat sehingga sangat menganggu ekosistem perairan. Kandungan Nitrogen, Phospor dan Kalium serta asam humat yang terdapat di Enceng gondok bisa di manfaatkan sebagai pembenahan tanah dan penyubur tanah.
Dan cara pemanfaatanya adalah dengan menjadikanya menjadi kompos, selain menjaga ekosistem air kita juga bisa menghemat pemakaian pupuk kimia. semoga bermanfaat.
sumber : https://www.youtube.com/channel/UCvjN-vwfduZl8DWBubisaaA
Kalau bisa GRATIS buat apa harus beli ! Untuk pupuk cabe masa vegetatif 1 - 1,5 bulan
PUPUK TUNGGAL NITROGEN (N)
Bahan:
1. Dedaunan hijau 10 kg
2. Air 10 liter
3. Molase 500 ml
4. EM4 (Bio Starter) 500 ml
5. Drum 1
6. Gilingan daging
7. Ember
8. Plastik
9. Tali Rafia
Cara Membuat :
1. Dedaunan digiling sampai halus, masukkan dlm ember, beri EM4, aduk.
2. Pindahkan hasil 1 ke drum lalu tutup, lapisi tutup dengan plastik dan ikat rapat.
3. Tanam hasil 2 ke dalam tanah selama minimal 7 - 14 hari.
4. Setelah 7 - 14 hari jika hasil 3 berwarna kehijauan, berbau menyengat dan mengental, maka ramuan tsb siap digunakan.
5. Dosis penggunaan 15 cc / liter air.
Note :
Tanaman dengan Nitrogen (N) tinggi adalah GAMAL (GLIRICIDIA), BANDOTAN, BRANNASLLA, AZOLLA, LAMTORO, KELOR, KALIANDRA
PUPUK TUNGGAL POSPHOR (P)
Bahan :
1. Bonggol pisang yang masih segar 5 kg
2. Molase 250 ml
3. EM4 (Bio Starter) 250 ml
4. Air 5 liter
5. Drum/ Ember 1
Cara Membuat :
1. Aduk molase dengan air sampai rata, masukkan EM4 aduk lagi sampai rata.
2. Batang pisang cacah sampai halus, masukkan ke dalam karung yg sdh diberi lobang-lobang kecil lalu ikat rapat.
3. Masukkan hasil 2 ke dalam hasil 1, agar tenggelam beri pemberat, tutup rapat hingga 2 minggu.
4. Setelah 2 minggu keluarkan bungkusan 2 dan peras agar airnya keluar seluruhnya. Ramuan berhasil jika airnya berwarna kecoklatan dan beraroma menyengat busuk batang pisang. Saring ramuan Posphor dan siap digunakan.
5. Dosis penggunaan 15 cc / liter air.
Komentar
Posting Komentar